Glory Lamria Jadi Sorotan, Warganet Pertanyakan Fasilitas Mewah
1 min read
![]() |
| Glory Lamria Aritonang |
Awalnya dianggap wajar, namun suasana berubah panas ketika muncul tudingan bahwa wawancara diaspora Indonesia dengan media istana sudah diatur alias settingan.
Akun X @barengwarga menuliskan, “Jadi, menurut beberapa kawan diaspora dan jurnalis diaspora yang kami hubungi, wawancara dengan diaspora di New York itu sudah di-set sama wartawan istana, tidak bisa pilih narasumber lain.”
Tak hanya itu, akun tersebut juga menuding Glory mendapat fasilitas mewah berupa kamar gratis di Hotel AMAN New York, tempat rombongan presiden menginap. Tarifnya disebut mencapai Rp90 juta hingga Rp375 juta per malam.
“Orang yang diwawancara pertama itu Glory Lamria, update berenang di hotel AMAN NY, hotel tempat rombongan Prabowo menginap (sekitar 60 orang). Harga kamarnya mulai dari $6.000 sampai $25.000 per malam,” tulis akun itu lagi.
Unggahan Glory yang memperlihatkan dirinya berenang di kolam hotel mewah tersebut semakin memicu spekulasi publik. Bahkan, diaspora lain yang juga muncul dalam video penyambutan Prabowo dituding mendapat fasilitas serupa.
Reaksi warganet pun terbelah. Ada yang membela Glory sebagai mahasiswa berprestasi, namun ada pula yang menuntut penjelasan transparan.
“Bentar… kan biasanya pejabat negara ada batas rate biaya akomodasi perdin ya, apa tercover? Paling narasinya ‘uang pribadi bapak’ lg,” komentar akun @cha******.
“Meraka ini di bayar pakai pajak kita?” tanya @bud******.
Hingga kini, baik istana maupun Glory sendiri belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan tersebut.
Hingga kini, baik istana maupun Glory sendiri belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan tersebut.

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.